Atur Strategi, Alumni Muda Reg.1 Siap Beraksi.

Hari Minggu, 13 Maret 2022. Adalah hari dimana para penggerak alumni muda regional 1, menyatukan hati dan pikiran.

Bertukar rasa, ide dan gagasan. Tujuannya hanya 1, memajukan IKA di generasi muda. Agar tak jadi tumpul, namun menjadi runcing dan mengerucut. Karena generasi mudalah yang menjadi generasi penerus pekabaran injil.

Kami menyebutnya “the real life”. Yah, setelah lulus dari kuliah, dan mulai memasuki fase bekerja, tentu inilah yang akan menjadi tantangan baru setiap pribadi dari alumni. Kekuatan fondasi kerohanian di dalam Allah, menjadi tonggak utama.

Sang komandan, Tigor Boraspati, mengajak timnya, dari berbagai wilayah di regional 1, Joshua Tobing, Joshua Bonasuhul, Calvin Syatauw, Efer Koritelu, dan Abraham Widodo. Perkumpulan yang akan terus diadakan setiap bulan, bertujuan “membakar” kembali semangat generasi muda untuk terus mengabarkan injil di wilayahnya masing-masing.

Strategi demi strategi kita mulai siapkan, diantaranya :

  1. Kembalinya menghafal ayat, membuat fondasi kerohanian semakin kuat.
  2. Adanya support expose leader ke alumni.
  3. Ada juga tipe pola PA yang diterapkan, PA kelompok, dan PA pribadi (men to men)
  4. Komitmen belajar pemuridan yang terus dijaga.
  5. Dan mulai bergerilya mencari penggerak-penggerak baru di wilayah masing-masing.

Kiranya ini menjadi “estafet” penyebaran IKA, menjadi tanggung jawab untuk terus menjaga warisan Firman Allah, dan harapannya ke depan akan hadir anak-anak muda yang mau setia,sedia dan senang diajar. Dibentuk karakternya sesuai dengan pola dan design Allah.

Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,”

Titus 2:6-7

Sumba Maret 2022

“Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.” Kejadian 13:17

Janji Tuhan diatas menjadi semangat untuk perjalanan penggembalaan kali ini ke pulau Sumba. Bu Justi dan Pak Djoni mewakili kita semua untuk ‘menyusuri jalan-jalan di pulau Sumba. Membangun simpul-simpul jaringan di Pulau Sumba.

Tujuan perjalanan ini adalah:

  • Mengunjungi dan bertemu dengan sebanyak mungkin teman-teman alumni di pulau Sumba.
  • Memberdayakan jaringan alumni yang ada sebagai cikal bakal mengembang ke kanan dan ke kiri.
  • Memotivasi untuk terbentuknya komunitas-komunitas dan penentuan pemimpin.
  • Memikirkan pengembangan komunitas.

Peta Perjalanan Penggembalaan Pulau Sumba 2-8 Maret 2022

Perjalanan Bu Justi dan Pak Djoni dimulai pada tanggal 2 Maret 2022. Kota pertama yang didatangi adalah Tambolaka yang berada di Sumba Barat Daya. Di kota ini ada beberapa keluarga yang di temui, yaitu: Bpk. Umbu Rihi Praing, Kel. Ibu Ester, dan Kel. Lende Umbu.

Kel. Ibu Ester
Kel. Umbu Rihi Praing
Kel. Lende Umbu Pati

Pada keesokan harinya perjalanan dilanjutkan ke kota Waikabubak. Di kota ini Pak Justi dan Pak Djoni bertemu dan berdiskusi dengan Kel Agung Umbu. Bersyukur juga untuk kesempatan bisa bertemu dengan Bpk B (orang latar belakang fokus, buah pelayanan Pak Agung). Ternyata ada rencana Allah bagi dia untuk membawa kabar baik ke keluarga besarnya. Sebelum Pak Justi dan Pak Djoni pergi dari Sumba, Bpk B menghubungkan dengan satu rekannya di Waingapu. Terjadi pelipatgandaan dalam beberapa hari.

Kel. Agung Umbu Diki

Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke kota Waibakul, sekitar 1 jam dari Waikabubak. Di Waikabubak, Pak Djoni dan Bu Justi bersama dengan mas Agung Umbu Dicky mengujungi beberapa keluarga dan juga teman-teman alumni lainnya.

Pada hari Jumat, 4 Maret 2022 diadakan juga pertemuan dengan teman-teman alumni Sumba Barat hari Jumat, 4 Maret 2022.

Komunitas di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

Pada hari ini juga berkesempatan mengunjungi SMA Kristen Waikabubak, tempat istri Pak Agung  bekerja.

SMA Kristen Waikabubak. Siap di lakukan pemuridan di sekolah ini

Sabtu, 5 Maret 2022 Pak Djoni dan Bu Justi mengunjugi STTS GKS Lewa dan bertemu dengan Fina (Alumni Salatiga) yang mengajar sebagai dosen di STTS ini dan juga melayani para mahasiswa/wi dikampus ini.

Solfina dan Mahasiwa/i STT GKS Lewa

Pada hari Minggu, perjalanan dilanjutkan ke kota Waingapu. Ada sekitar 6 teman alumni Nav yag bisa bertemu dengan bu Justi dan pak Djoni, mereka adalah: Kel. Adi Papa Pandarangga, Yanus Laki Ama, Lusi, Femi dan Treisye (Ece).

Komunitas Alumni di Waingapu
Dengan Bung Adi Papa (Alumni Acara Latihan Kampus 2002) mendoakan Universitas Kristen Wira Wacana sambil mendiskusikan bagaimana mencapai kampus itu

Beberapa Alumni yang ada di Melolo adalah Norlin (alumni UPN Surabaya), Orsi dan Lusi (Alumni Kampus Bali) , kota sebelah Waingapu.

Lucy dan Keluarga
Norlin dan Keluarga

Beberapa hal praktis yang dilakukan sebagai tindak lanjut perjalanan penggembalaan ini adalah:

  • Pembentukan wa grup baik di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, STT GKS Lewa dan Sumba Timur demi menjaga kesatuan hati dan komunikasi diantara mereka.
  • Perlu tenaga guru untuk membantu agar guru dan siswa dapat ditolong, khusus untuk SMA Kristen Waikabubak yang sudah siap di muridkan untuk seluruh Guru-guru dan siswanya.
  • Komunitas Sumba Barat/Barat Daya akan mulai pertemuan perdana tanggal 20 Maret 2022.
  • Komunitas STT GKS Lewa akan mulai menjadwalkan Rally untuk menjadi sarana pemerlangkapan bagi mereka, akan dilakukan secara online mulai 2 minggu ke depan.
  • Alumni muda di Sumba Timur (wanita semua) akan mulai kumpul tanggal 20.
  • Mendorong para senior di Waingapu untuk menolong alumni muda yang belum bekerja.
  • Menyediakan rumah sebagai sekretariat di Waingapu untuk alumni muda tinggal, dari senin sampai jumat selain bekerja juga melayani kampus.  Sabtu minggu kembali ke rumah.
  • Perlu tenaga dosen untuk kampus Wira Wacana Waingapu.
  • Tim kepemimpinan Sumba adalah sbb:
    • Sumba Barat/Barat Daya : Agung Umbu Diki
    • STT GKS Lewa : Solfina
    • Sumba Timur : Adi Papa dan Yanus
  • Perlu kunjungan penggembalaan yang terencana dan teratur sesering mungkin (misalnya 6 bulan sekali atau satu tahun sekali) agar terus membangun mereka untuk menjadi komunitas yang stabil.
  • Usulan kami, perlu retreat seluruh sumba untuk membangkitkan kembali kasih mula-mula dan memanggil kembali semua alumni untuk menyatukan hati memajukan IKA dan menjangkau Sumba seluruhnya dan NTT.

Bulan Doa Februari 2022

Bulan doa merupakan agenda Navina yang diselenggarakan selama dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Bulan Doa Februari telah dilangsungkan selama 28 hari berturut-turut. Terpantau ada sekitar 115 perangkat yang terhubung dalam pertemuan melalui ZOOM pada hari terakhir.

Doa bersama hari pertama sampai ketiga dibuka oleh TDN dengan memuji dan mengucap syukur atas sifat-sifat dan pekerjaan-pekerjaan Allah, juga mengingat janji-janji Allah.  Hari-hari berikutnya adalah kesempatan bagi 16 subreg untuk membagikan pokok doa, disambung dengan doa-doa tematik sampai hari ke-27, dan ditutup dengan semangat yang hebat di hari terakhir, hari ke-28. 

Bulan doa selalu menjadi kesempatan untuk melihat pergerakan IKA pada situasi yang berbeda dalam keragaman wilayah dan bentuk-bentuk pelayanan Navina, sekaligus membesarkan hati melihat pekerjaan Allah dalam setiap entitas. Selain itu, pastinya untuk saling reuni dengan kawan-kawan di mana pun berada.

Kumpulan Foto Bulan Doa Februari 2022

Berikut kesan-kesan peserta Bulan Doa Februari.

Selalu menarik mendengarkan hal baru dari orang lain. Mungkin hal yang sama dengan cara baru.

Setya, Jakarta

Semakin merasa relaks bergaul bersama para teman-teman di belahan Indonesia yang lain. Sangat memberkati saya.

Anita Rachmat, Timika

Selalu dikuatkan dan disegarkan dengan Firman Tuhan, juga makin memahami kebutuhan doa dari teman-teman di wilayah pelayanan Navina serta menikmati persekutuan dengan saudara Navina.

Anung Priambodo, Surabaya

Senang karena banyak ternyata rekan-rekan Navina yang beragam profesi. Dan semoga semua memiliki kelompoknya masing-masing yang tetap menyemangati.

Tigor Boraspati, Sepong

Saya sangat bersyukur karena malam ini saya bisa berdoa bersama dengan para senior pelayan Tuhan dan banyak mendapat pengalaman yang dapat saya pakai untuk melayani Tuhan. Terima kasih semuanya.

Nahemia Matruty, Merauke

Terima kasih Imelda Sitinjak untuk sharing di kelompok kita dan di ruang besar, saya ikut terharu merenungkan bahwa saya juga adalah jawaban doa dari orang-orang sebelum saya.

Rudy Manurung, Jakarta

Lewat persekutuan doa ini, saya diingatkan lagi tentang janji-janji Allah yang besar yang menjadi dasar kita bekerja Bersama untuk IKA. Tuhan Yesus menolong kita semua.

Reagan S, Singaraja

Pesan Dirnas pada hari terakhir bulan doa, dikutip dari Kejadian 13:14-18  “apa yang menjadi bagian saya untuk bersiap dan menjalani? – lihatlah dari tempat engkau berdiri.

Sampai jumpa pada Bulan Doa Berikutnya!

TAK LAGI SUNYI

Menerima kejutan merupakan hal yang sangat menegangkan dalam hidup kita. Apa pun bentuk kejutan itu, dan apalagi menerima kejutan dari Tuhan.

Israel menerima kejutan, yaitu rencana Allah untuk menjadikan mereka berkat bagi bangsa-bangsa. Tuhan ingin mereka bersukacita menyambut kejutan ini (1-3). Israel yang ibarat perempuan mandul dan tidak bersuami, akan memiliki banyak anak. Mereka harus bersiap untuk membentangkan kemah. Mereka akan menjadi alat Allah untuk menguasai bangsa lain melalui kebenaran dan keselamatan.

Begitulah kira-kira isi pesan dari Yesaya 54 : 3 “Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.”

Begitu juga kejutan itu dirasakan oleh kawan-kawan di Subreg 1.4, dimana ada 9 nama baru yang hadir di wilayah ini, dan tentunya hadir di beberapa tempat yang menjadi “kota sunyi”. Seperti di daerah Cakung, Jakarta Garden City,  Duri dan Dumai, juga Batam dan Pekanbaru, kawan-kawan di sana sudah mulai bermunculan satu demi satu.

Nama-nama itu adalah Jonathan Simanjuntak, tinggal di daerah Cakung, Paul Pakpahan di daerah Pekayon Bekasi, Sondang Manurung di daerah Cakung, Denny Pakpahan di daerah Jakarta Garden City, Tulus Sitanggang di daerah Kemayoran, Placidus Sembiring di daerah Dumai, Devina di daerah Pondok Gede, Mery Siahaan di daerah Pekanbaru, dan Irvin Tobing di daerah Pondok Gede.

Bersyukur untuk orang-orang yang Tuhan kirim untuk bersama-sama melayani Tuhan di daerah Subreg 1.4. Kiranya dengan adanya tenaga baru ini, kami bisa lebih bersungguh-sungguh lagi dalam melayani Tuhan, lebih semangat lagi untuk membagikan IKA, sehingga bisa terus diperdengarkan kepada bangsa-bangsa, dan nama Tuhan bisa dipermuliakan.

Oleh karena kemurahan Allah, kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

2 Korintus 4:1

Seminar Navina Maret 2022

Acara Seminar (WIB)

11:00-13:00 Seminar Keuangan: Investasi. Pembicara: Orias P. Moedak, Sotarduga Napitupulu, Tongam Lumbang Tobing (Ketua Satgas Waspada Investasi). MC: Ujang Sanusi.

13:30-15:30 Seminar Kesehatan/Psikologi Anak: Ikatan Emosi. Pembicara: Robert O. Rajagukguk & Johana Purba. MC dan Moderator: Graciela Minalesta.

Peserta

Masyarakat Navina dan para relasinya yang ingin menikmati bersama. Silakan infokan seminar ini kepada teman-teman dan keluarga. Bisa mengikuti salah satu seminar sesuai keperluan, atau keduanya jika cocok.

Investasi

Topik keuangan dan investasi saat ini jadi topik yang menarik untuk dibahas. Terlebih ketika media mainstream maupun media sosial banyak mengangkat public figure dengan julukan “sultan” karena kekayaan instan dan kepiawaian mereka berinvestasi, tapi ternyata berujung memakan korban investasi.

Sebagai orang percaya, tentu kita yakin dengan pemeliharaan Tuhan yang menyeluruh dalam hidup kita. Namun kita tetap perlu hikmat dalam mengelola berkat yang Tuhan percayakan di tangan kita. Mengutip dari kitab Ulangan, Tuhan menjanjikan suatu negeri yang berlimpah susu dan madu. Susu merupakan analogi berkat yang harus dihabiskan untuk masa kini sedangkan madu adalah berkat yang bisa disimpan untuk jangka panjang.

Adalah baik bagi kita untuk mencari tahu kemana sebaiknya saya menempatkan uang untuk berinvestasi. Bagaimana memilih instrumen investasi? Apa saja investasi yang harus kita hindari?

Di seminar ini kita akan belajar dari para ahli yang memang sudah memiliki dasar keilmuan tentang investasi dengan sangat baik dan juga telah melakukan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Seminar ini akan memberi kita wawasan yang cukup serta pagar-pagar supaya kita tidak terjerumus ke dalam investasi ilegal.

Ikatan Emosi

Orangtua seringkali fokus pada perkembangan intelektual anak, tapi kurang memperhatikan perkembangan emosi anak. Akibatnya, anak kurang berkembang dalam mengelola emosinya. Bahkan ikatan emosional anak dan orangtuanya juga tidak terjalin dengan baik.

Sebagai orang tua, apakah anda pernah terpikir bahwa ikatan emosi (attachment) antara anak dengan anda dapat membantunya tumbuh bahagia dan percaya diri?

Seminar ini akan mengulas cara terbaik untuk membentuk ikatan emosi (attachment) di masa usia dini. Proses tersebut akan membentuk anak menjadi pribadi yang sehat secara mental di masa dewasa.

Renungan & Update Nav

Tiga puluh menit antar 2 sesi tsb (13:00-13.30 WIB) akan dipakai untuk renungan dan update Navina (jika memungkinkan waktunya).

Kontak: Gloria.