Apa yang mempersatukan sekelompok orang sangatlah penting. Suatu komunitas memerlukan figur pemersatu yang kuat. Suatu komunitas sangat bergantung pada inisiatif dan keaktifan anggotanya. Suatu komunitas dapat redup bahkan berakibat pecah atau bubar.
Di kampus, tanda bahwa kita adalah anggota dari fakultas/ masuk dalam kemahasiswaan/ kelompok tertentu biasanya ditandai dengan jaket yang seragam/sama, dan biasanya ada kebanggaan ketika kita memakai jaket tersebut.
Terus, bagaimana dengan kita, komunitas orang yang pecaya? Apakah sejatinya yang mempersatukan kita? Ya benar, semua berawal dari kasih, kasih Allah akan dunia ini. Ia yang mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya dalam namaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Dikemas dalam sebuah acara Natal virtual kampus regional 1, kita bisa kembali melihat kemurahan Allah terhadap masing-masing kita anak-anak muda. Kembali diingatkan bahwa, karena “jaket” iman di dalam Kristus Yesus, kita dipersatukan sebagai anak-anak Allah.
Tidak ada orang Yahudi, ataupun Yunani, tidak ada hamba atau orang yang merdeka
tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kita semua satu di dalam Kristus Yesus.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
Galatia 3 : 26