Bertemu di Cikarang

TDN & Tim Komunitas Cikarang, 27 Desember 2021

Pada penghujung 2021 lalu, bersyukur ada kesempatan bertemu bagi Tim Dirnas (TDN). Perjumpaan ini berlangsung pada 27 Desember bertempat di Cikarang yang dikenal sebagai area industri. Pertemuan ini pun dimanfaatkan dengan baik oleh TDN untuk bersua dengan komunitas lokal Cikarang. Selain mengakrabkan, perjumpaan ini ditujukan untuk memfasilitasi dan memberi semangat bagi pergerakan komunitas lokal Cikarang. Rekan-rekan yang ditemui ialah Tim Pemimpin Komunitas Cikarang, yaitu Pak Morlan dan Bu Imelda, Pak Binanga dan Bu Peggy, Pak Krishantoro, serta Pimsubreg 1.4, Pak Robet Simorangkir.

meni terlihat makanan ludes

Berikut kesan dari rekan-rekan Komunitas Cikarang yang hadir dalam pertemuan tersebut:

Kesan pertama adalah mengenal lebih dekat Mas Rudi beserta istri (Bu Kartini) dan Bung Justi serta istri (Bu Joice) karena selama ini tahu tapi kurang intens kecuali Mas Setya dan istri yang sudah sangat sering bertemu.

Pertemuannya sangat hangat dan ceria karena diselingi oleh cadaan dan kata-kata lucu dari Mas Rudi, ternyata dia humoris. Berbagi kegiatan pelayanan yang ada sekarang di Cikarang/Karawang dan rencana pelayanan ke depan disini. Mas Rudi memberi sedikit masukan apa dan bagaimana hal-hal (strategi) yang perlu dilakukan karena di Cikarang juga ada potensi membuka pelayanan kampus (Presiden University dan Universitas Nusa Bangsa).

Pelayanan Cikarang/Karawang (Sub Reg 1.4.1) ada regenerasi pimpinan (koordinator) maka pertemuan dengan TDN memberi semangat dan motivasi kepada pak Morlan Silalahi sebagai koordinator baru di area Cikarang/Karawang.

Sangat menyenangkan pertemuan yang diselingi makan malam bersama menjadikan suasana akrab dan menyenangkan.

Binanga

Sungguh merupakan kesempatan istimewa bahwa Tim Dirnas bisa datang ke Cikarang. Biasanya Cikarang cuma jadi pelintasan saja. Ini bisa jadi tanda dan lambang, bahwa Tuhan melawat dan tentu saja memperhatikan Cikarang.

Apalagi sewaktu Bung Justi berbagi bahwa saat olahraga jalan pagi di Cikarang, Bung Justi berdoa untuk Cikarang dengan menyebutkan nama-nama kami. Wah, Tuhan sedang mendatangkan kerajaan-Nya di tempat kami. Amin.

Peggy

Saya senang bertemu dengan Tim Kepemimpinan Nasional. Sudah lebih dari 2 tahun sejak pandemi belum bertemu mereka.

Senang rasanya melihat Mas Rudi dan Tim beserta para istri  sehat dan bugar serta memancarkan semangat pelayanan.

Krishantoro

Kami sangat senang dan berterimakasih karena TDN memilih Cikarang untuk jadi tempat pertemuan, sehingga kami berkesempatan bertemu tatap muka dengan TDN. Senang sekali bisa berkenalan dengan Bung Justi/Ibu Joice. Pertemuan ini juga merupakan pertemuan pertama TDN secara tatap muka sejak pandemi covid-19. Kami sangat diberkati dalam pertemuan dengan TDN. Terimakasih untuk sharing, cerita, dan jokes-nya. Terutama istri saya (Imelda), merasakan kekeluargaan yang kuat di persekutuan Nav dan dari pertemuan dengan TDN lebih mengenal bagaimana pelayanan Nav. Pertemuan dengan TDN dan senior-senior di Nav memberikan motivasi bagi kami untuk semakin giat dan semangat dalam pelayanan dan berbagi hidup untuk membawa jiwa kepada Kristus. Terimakasih Mas Rudi-Mas Seta-Bung Justi utk sharing dan pelayanannya.

Morlan/Imelda

Expose, Connect, Work Together

Natal Sub Reg 3.3 Bersama Bp. Rudi MK

Pada petang hari Sabtu, 18 Desember 2021, teman-teman Sub Regional 3.3 Jogja Raya merayakan Natal bersama. Perayaan yang diadakan melalui zoom meeting ini berlangsung hangat, mempertemukan tua dan muda, dekat dan jauh, sahabat lama dan baru kenal. 

Dipimpin oleh empat orang MC dari alumni muda Kampus Jogja, acara terdiri dari puji-pujian, doa, ice breaking, Firman Tuhan, sharing kelompok perwilayah, pemaparan Sub Regional 3.3, dan doorprize. Ice breaking yang disiapkan oleh panitia berupa lomba foto antar wilayah dengan hadiah khusus panitia. Sedangkan doorprize yang disediakan adalah 10 voucher belanja online

Tema ā€œExpose, Connect, and Work Togetherā€ diambil untuk memperbarui spirit dalam mengerjakan Amanat Agung Kristus. Bukan hanya di kota-kota dan kampus-kampus besar, tetapi sampai kepada yang terjauh. Sebuah tekad yang memerlukan kemauan untuk semakin mengenal satu dengan yang lain, terhubung, dan bekerjasama di setiap pribadi Sub Reg 3.3. 

Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!

Yesaya 54:2 

Justru patok yang berada paling jauh di ujung adalah bagian terpenting yang harus dipancangkan dengan kokoh. Kiranya Natal ini dapat menjadi langkah awal semakin kuatnya saling mengenal, terhubung dan bekerja sama di setiap kota/area/kampus di Sub Reg 3.3, dalam melipatgandakan pekerja-pekerjaNya. Kiranya rencana-rencana yang sempat tersusun saat sharing singkat perwilayah juga dapat terlaksana dan nama Tuhan semakin dipermuliakan. 

Penulis : Stephanie Gracia S.

Disatukan Oleh “Sebuah Jaket”

Apa yang mempersatukan sekelompok orang sangatlah penting. Suatu komunitas memerlukan figur pemersatu yang kuat. Suatu komunitas sangat bergantung pada inisiatif dan keaktifan anggotanya. Suatu komunitas dapat redup bahkan berakibat pecah atau bubar.

Di kampus, tanda bahwa kita adalah anggota dari fakultas/ masuk dalam kemahasiswaan/ kelompok tertentu biasanya ditandai dengan jaket yang seragam/sama, dan biasanya ada kebanggaan ketika kita memakai jaket tersebut.

Terus, bagaimana dengan kita, komunitas orang yang pecaya? Apakah sejatinya yang mempersatukan kita? Ya benar, semua berawal dari kasih, kasih Allah akan dunia ini. Ia yang mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya dalam namaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Cuplikan Christmas Rally Campus Regional 1

Dikemas dalam sebuah acara Natal virtual kampus regional 1, kita bisa kembali melihat kemurahan Allah terhadap masing-masing kita anak-anak muda. Kembali diingatkan bahwa, karena “jaket” iman di dalam Kristus Yesus, kita dipersatukan sebagai anak-anak Allah.

Tidak ada orang Yahudi, ataupun Yunani, tidak ada hamba atau orang yang merdeka
tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kita semua satu di dalam Kristus Yesus.

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.

Galatia 3 : 26

Click From Home 2021

Alumni Muda, Ngumpul yuk!

Mungkin beberapa minggu terakhir tidak asing ya mendengar tagline diatas? 

Sabtu dan Minggu, 27-28 November 2021 telah berlangsung acara komunitas alumni muda CLICK 2021. Mengusung konsep CLICK From Home, kesempatan bagi alumni muda dimana pun berada untuk saling terhubung secara daring. Ada sekitar 180-an alumni muda yang mengikuti acara ini.

Acara CLICK 2021 ini dipersiapkan oleh 15 orang panitia yangi terdiri dari alumni muda dengan latar belakang sangat bervariasi: berdomisili di pulau paling barat Indonesia (Sumatra, Batam) sampai paling timur Indonesia (Papua, Jayapura). Mix antara Generasi Millenials dan Generasi Z, 53% wanita dan 47% pria. Puji Tuhan, dengan kasih karunia Allah, kemajuan teknologi yang menjembatani jarak-jarak yang jauh, kerinduan dan kesatuan hati untuk tetap melayani meski berbeda background (dan juga zona waktu 😊), acara CLICK 2021 bisa berjalan dengan baik.

CLICK 2021 ini mengusung tema besar Purposeful Life yang didasarkan pada Efesus 1:11-12.

It’s in Christ that we find out who we are and what we are living for. Long before we first heard of Christ and got our hopes up, he had his eye on us, had designs on us for glorious living, part of the overall purpose he is working out in everything and everyone.

Ephesians 1:11-12 (MSG)

Tema ini dipilih berdasarkan hasil studi dan survey mengenai pergumulan dan kerinduan teman-teman alumni muda, khususnya di masa-masa pandemi tahun 2020-2021 ini. Terlepas dari pergumulan mengenai Covid-19, anxiety, relationship, dll, yang dirasakan oleh teman-teman alumni muda, tapi ā€˜memiliki hidup yang bertujuan’ menjadi kerinduan tertinggi di kalangan alumni muda saat ini.

Acara ini dibagi menjadi tiga sesi dengan topik pada masing-masing sesi yaitu Do You Know Who You Are?, It’s Not About the Title, dan Click to Your Manual Guide. Sesi-sesi ini diisi oleh pembicara-pembicara yang yang memiliki pengalaman pribadi dari tiap temanya. Antusias alumni muda terlihat dari banyaknya pertanyaan untuk masing-masing pembicara. Ada juga sesi Mixology Class, belajar meracik aneka teh ala cafe di rumah masing-masing.

Berharap acara CLICK 2021 ini menjadi wadah untuk alumni muda bisa berkumpul lagi (meski secara virtual), menjadi reminder akan pentingnya berkomunitas dengan sesama orang percaya di masa-masa seperti ini, dan menjadi ajakan buat alumni muda untuk berpartisipasi dalam komunitas. Dengan memiliki komunitas yang sehat dan saling bertumbuh, alumni muda bisa terus menjadi berkat dan memancarkan kasih Kristus dimanapun mereka ditempatkan. Sebagai tindak lanjut, ada beberapa komunitas alumni muda yang dibentuk berdasarkan minat, seperti Komunitas Olahraga, Komunitas K-Pop, Komunitas Kreatif, Komunitas Musik, English Community, Komunitas Pendaki, dan Scolarship Hunter.

Silahkan kunjungi akun Instagram @clicknavina untuk melihat keseruan CLICK 2021.

Narasumber berita: Yosua Adi Siregar – Ketua Panitia CLICK 2021

dilaporkan oleh: Gloria

Burung Puyuh

Semarang, 19 November 2021

Setelah sekian lama bertemu secara daring, sangat bersyukur ada kesempatan untuk bertemu tatap muka dengan teman-teman Regu Kampus Undip dan sekitarnya, tentu saja dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Acara yang sederhana, hanya makan-makan diiringi obrolan seputar kehidupan tetapi terasa seperti acara utamanya justru ngobrol-ngobrol yang diselingi makan-makan.

Hal yang istimewa adalah karena lauknya burung puyuh. Burung puyuh ini merupakan subjek penelitian dari salah seorang teman yang telah selesai diambil datanya. Selain sebagai bentuk ucapan syukur teman yang satu langkah penelitiannya sudah selesai dan yang lain bersyukur mendapat makanan gratis. Bersyukur juga melalui hal ini ada kesempatan latihan bagi teman-teman mahasiwa untuk saling melayani dan berlatih skill memasak. Burung puyuh beserta lauk tambahan lainnya dipersiapkan sendiri oleh teman-teman mahasiswa, didampingi oleh mentor kami Om Rudi MK dan Tante Kartin yang menyediakan rumah (beserta isinya hehehe…) sebagai tempat pertemuan.

Meskipun kurang relevan, tetapi ini mengingatkan pada kisah ketika bangsa Israel di padang gurun meminta daging dan kepada mereka dikirimkan burung puyuh.

Mereka meminta, maka didatangkan-Nya burung puyuh, dan dengan roti dari langit dikenyangkan-Nya mereka.

Mazmur 105:40
dilaporkan oleh: Gloria.