Semarang, 19 November 2021
Setelah sekian lama bertemu secara daring, sangat bersyukur ada kesempatan untuk bertemu tatap muka dengan teman-teman Regu Kampus Undip dan sekitarnya, tentu saja dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Acara yang sederhana, hanya makan-makan diiringi obrolan seputar kehidupan tetapi terasa seperti acara utamanya justru ngobrol-ngobrol yang diselingi makan-makan.
Hal yang istimewa adalah karena lauknya burung puyuh. Burung puyuh ini merupakan subjek penelitian dari salah seorang teman yang telah selesai diambil datanya. Selain sebagai bentuk ucapan syukur teman yang satu langkah penelitiannya sudah selesai dan yang lain bersyukur mendapat makanan gratis. Bersyukur juga melalui hal ini ada kesempatan latihan bagi teman-teman mahasiwa untuk saling melayani dan berlatih skill memasak. Burung puyuh beserta lauk tambahan lainnya dipersiapkan sendiri oleh teman-teman mahasiswa, didampingi oleh mentor kami Om Rudi MK dan Tante Kartin yang menyediakan rumah (beserta isinya hehehe…) sebagai tempat pertemuan.
Meskipun kurang relevan, tetapi ini mengingatkan pada kisah ketika bangsa Israel di padang gurun meminta daging dan kepada mereka dikirimkan burung puyuh.
Mereka meminta, maka didatangkan-Nya burung puyuh, dan dengan roti dari langit dikenyangkan-Nya mereka.
Mazmur 105:40
dilaporkan oleh: Gloria.