Mengunjungi Jember

16 April 2022

Berbarengan dengan menjemput anak yang kuliah di Banyuwangi, Rudi MK & Kartini mengunjungi Kota Jember, Jawa Timur. Sebetulnya pertemuan ini direncanakan bersama kel. Handy Wicaksono sebagai Pimsubreg 4.2 dan rekan-rekan sub reg 4.2  yang rindu untuk memulai pelayanan kampus di Kota Jember. Akan tetapi, rencana tersebut terhambat oleh waktu dan agenda yang sudah disusun.

Kabar yang sangat baik dari kawan-kawan di Jember. Rekan-rekan di Jember ini rata-rata adalah alumni senior yang sampai saat ini aktif melayani dalam komunitas masing-masing. Ada yang aktif di sekolah, gereja, serta paguyuban. Potensi besar untuk pengembangan komunitas Jember. 

Oleh sebab itu, kunjungan Kel. Rudi MK bermaksud untuk menguatkan dan mendorong teman-teman di Jember untuk tetap setia sebagai pekerja ujung bumi. Rudi dan Kartin juga menyempatkan waktu untuk mampir dan mendoakan Universitas Negeri Jember.

Berikut kesan dari rekan yang ditemui di Jember.

Kehadiran mas Rudi MK dan mbak Kartini di Jember dapat mengumpulkan 1 alumni dan 5 pasutri yang ada di Jember dan Bondowoso, sehingga dapat saling mengenal dengan keluarga mas Rudi serta memperoleh penjelasan perkembangan pembagian wilayah pelayanan, serta visi dan misi pelayanan Navigator Indonesia. Dengan kehadiran mas Rudi, kami para alumni merasa terperhatikan dan termotivasi untuk bersatu hati mendukung perintisan pelayanan di Universitas Negeri Jember, di samping kami tetap melayani di oikos kami masing-masing.

Agung Setijo, Koordinator Alumni Jember

Sangat menyenangkan dan merindukan acara tersebut. Memberi dukungan moril buat kami teman-teman Alumni (komunitas di Jember Bondowoso).

Goodman Siadari

PERJALANAN MOBILE ALONGSIDER SUB REG 5.3 #Part 1

Aku berdoa, semoga dengan kehendak ALLAH aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu, yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.

Roma 1:10–12

Inilah janji Tuhan yang mendorong tim subreg 5.3 bersama pendamping dan supervisor subreg 5.3 untuk melakukan perjalanan kunjungan di beberapa kota di subreg 5.3 Papua. Langkah ini diambil sebagai respon atas keyakinan janji Tuhan dari Kejadian 13:14–17.

Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram:Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.”

Sebagai pemimpin sub reg 5.3 bung Jermy dan rekan-rekan pimkluster yaitu bung Hadi (kluster 5.3.1), bang Gerson (kluster 5.3.4), bung Chrest (kluster 5.3.5) dan bung Edy (kluster 5.3.6) serta didampingi oleh pendamping dan supervisor subreg 5.3 bung Justi, mulai melakukan kunjungan ke masing-masing kluster di subreg 5.3. Ini merupakan kunjungan pertama sejak pandemi COVID-19 tahun 2020.

Adapun yang menjadi tujuan dari perjalanan ini adalah:

  1. Membangun hati para alumni di kota-kota sunyi untuk berkontribusi bagi pergerakan Injil di suku-suku yang terdalam.
  2. Mendorong kesehatian diantara para almuni agar terbentuk komunitas yang saling mendukung dan melengkapi untuk bergerak ke kanan dan ke kiri dalam lingkup wilayah mereka.
  3. Menyiapkan hati para alumni untuk hidup memuridkan di antara yang terhilang di kota-kota sunyi.

Sorong

Perjalanan pertama adalah kunjungan bung Justi ke Sorong tanggal 30 Maret, bertemu dengan bung Hadi sebagai pimkluster 5.3.1 serta teman-teman alumni di kota Sorong. Mereka semangat sekali untuk berbagi tentang: Mengasihi ALLAH dengan Kasih Mula-Mula

Wamena

Keesokan harinya bung Justi melakukan perjalanan ke Jayapura, tepatnya tanggal 31 Maret 2022. Setelah bertemu dengan beberapa alumni di Jayapura, selanjutnya pada tanggal 1 April, bung Jermy dan bung Justi melakukan perjalanan ke Wamena dan Tiom.  

Dengan menggunakan transportasi udara dan menempuh waktu kurang lebih 55 menit, kami tiba di Wamena pukul 13.00 WIT. Kami langsung bertemu dengan bang Gerson yang merupakan pimkluster 5.3.4. Bang Gerson mengajar di STKIP Wamena. Kami berbagi dan menyepakati hal teknis terkait rencana penggembalaan di daerah Wamena, Tiom, dan juga Tolikara.

Tiom

Keesokan harinya,Sabtu, 2 April 2022 kami melakukan perjalanan dari Wamena menuju ke Tiom ibukota kabupaten Lanny Jaya. Perjalanan dimulai jam 17:00 waktu setempat dan tiba di Tiom jam 19:00 WIT.

Gambar 3. Kami tiba di Tiom

Di Tiom ini kami berencana ketemu dengan para alumni di Tiom pada hari Minggu, 3 April 2022 jam 5 sore. Sebagian besar alumni yang bekerja di Tiom keluarga mereka tinggal di Wamena, sehingga hari Sabtu dan Minggu mereka ke Wamena.

Kami menjalani kota Tiom untuk mendoakan kota ini sesuai janji Tuhan dari Yosua 1:3,5.

Pada sore hari sebelum kami sharing dengan alumni yaitu: Kel. Obatius Wanimbo, Revan, juga dengan salah satu ondoafi bpk. Yakob Kogoya. Kami berkesempatan bersama mereka mendoakan kota Tiom secara khusus dan kabupaten Lanny Jaya.

Gambar 5. Mendoakan kota Tiom bersama Obatius Wanimbo dan Revan Jikwa

Gambar 6. Sharing bersama Kel. Obatius Wanimbo, Revan

Gambar 7. Bung Jermy dan pak Yakob Jikwa

Pada malam hari kami sharing dengan kedua alumni, mendengar kesaksian mereka tentang pekerjaan baik yang sementara dikerjakan ALLAH dalam kehidupan mereka.

Terima kasih untuk apa yang bp hamba lakukan bagi kami, pada waktu kuliah dulu. Kami sungguh merasakan berkat dan pemeliharaan Tuhan bagi kami. Jika kami tidak terlibat dulu, mungkin kami tidak seperti sekarang ini.

Obatius, generasi pertama yang ditolong dalam pemuridan di Jayapura.

Dulu saya biasa jualan Cepos (red: koran) dan bp Jermy bisa datang untuk ajak PA. Sekarang saya rasakan anugerah Tuhan dalam kehidupan saya.

Revan

Mereka menyampaikan terima kasih bagi kunjungan kami.

Kami selalu mendoakan Obatius dan teman-teman yang ada di Tiom, seperti Anip, Arius, Rina, James, Wemius. Dan kami sudah merencanakan untuk datang ke Tiom, tapi terkendala karena pandemi COVID-19,” kata bung Jermy. Bersyukur hari ini bisa bertemu lagi.

Suatu kemurahan bagi kami bisa bertemu dengan teman-teman. Kami sungguh memuji Tuhan melihat pekerjaan baik yang sementara Allah kerjakan melalui hidup teman-teman. Tetap semangat dan terus fokus pada Dia,“ kata bung Justi. “Harapan kami teman-teman bisa ketemu dan mendoakan kabupaten Lanny Jaya agar generasi muda Lanny Jaya diselamatkan dan mengalam kekayaan kasih karunia ALLAH.

Sharing malam itu kami tutup dengan doa bersama dan ucapan terima kasih atas kesediaan mereka menerima dan melayani kami meskipun dengan segala keterbatasan fasilitas, namun kesediaan untuk melayani kami itu menjadi tanda bahwa mereka bertumbuh dalam buah-buah Roh.

Tantangan untuk didoakan:

  1. Mayoritas alumni bekerja di Tiom namun keluarga mereka di Wamena. Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi kehidupan rumah tangga mereka.
  2. Tanggung jawab para alumni yang sebagian besar adalah ASN dan anggota legislatif sehingga menyita waktu untuk memulai pertemuan komunitas di Tiom.
  3. Tantangan politik dan keamanan yang turut mempengaruhi situasi pembangunan dan kehidupan masyarakat di Tiom.

Wamena

Keesokan harinya, kami bersama kel. Obatius kembali ke Wamena. Suatu sukacita kami bisa menginjakan kaki di kota Tiom, medoakan kota itu serta merencanakan pengembangan alumni di kota Tiom.

Selanjutnya di Wamena kami bertemu dengan James Kogoya, salah satu almuni lulusan Universitas Cenderawasih yang merupakan generasi pemuridan yang kedua.

Saya senang sekali bisa ketemu dengan bp Justi dan juga bp. Jermy. Setelah kurang lebih 12 tahun baru kita ketemu lagi. Terima kasih untuk kasih, doa dan perhatiannya bagi saya, sehingga saya bisa kuat menghadapi berbagai tantangan hidup saat ini.

James

Kami bersyukur juga bisa ketemu dengan James dan teman-teman. Berharap bisa kumpul dan berdoa bersama untuk daerah pegunungan tengah, “ ujar bung Justi. “Nanti teman-teman bisa kumpul pada waktu libur, saya akan ke Wamena untuk kunjungi teman-teman dan kita bisa berdiskusi bersama bagaimana memenangkan anak-anak muda di pegunungan tengah,” sela bung Jermy.

Pertemuan singkat ini diakhiri dengan doa dan harapan untuk bisa bertemu dengan teman-teman semua pada waktu mendatang.

Gambar 9. Bung Jermy, Obatius Wanimbo dan James Kogoya

Selanjutnya pada malam hari kami melanjutkan kunjungan ke kampus STKIP Wamena di Pikhe karena ada ibadah bagi mahasiswa yang tinggal di asrama. Sebenarnya jadwal ibadah setiap hari senin adalah ibadah yang terpisah yakni putra sendiri dan putri sendiri. Namun setelah kami berdiskusi dengan bang Gerson bahwa ini kesempatan bagi kami untuk berbagi maka akhirnya bisa disepakati ibadah tersebut adalah gabungan dan bung Justi yang akan pimpin ibadah tersebut.

Dengan mengusung tema “Respon Manusia terhadap doa Tuhan Yesus di Kayu Salib”, bu Justi mulai menyampaikan khotbah tentang karya keselamatan yang dikerjakan Tuhan Yesus di kayu salib. Di akhir khotbahnya para mahasiswa ditantang untuk merenungkan karya pengorbanan Kristus di kayu salib mengenai respon ketika mendengar doa Tuhan Yesus “Ya, Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat“.  Mendengar khotbah tantangan ini, beberapa mahasiswa dengan kesadaran penuh merespon khotbah ini. Suatu sukacita besar oleh karena beberapa mahasiswa berdiri merespon firman Tuhan yang disampaikan.

Sungguh kami memuji Tuhan, oleh karena dukungan doa banyak orang mahasiswa STKIP Wamena bersedia untuk merespon doa Tuhan Yesus di kayu salib.

Kami bersama kel. bang Gerson bertemu dan  mengucap syukur atas  apa yang telah Tuhan kerjakan malam itu, dan mendoakan rencana tindak lanjut para mahasiswa yang respon tadi. Selain itu kami juga membesarkan hati bang Gerson dan mendorongnya untuk memulai memuridkan beberapa mahasiswa yang merespon firman Tuhan tadi. Selanjutnya kami mengucap terima kasih bagi bang Gerson sekeluarga yang telah melayani kami selama kami di Wamena.

Gambar 11. Foto bersama keluarga bang Gerson

Tantangan untuk didoakan:

  1. Ibadah di Kampus STKIP Wamena dimotori oleh Pelayanan PERKANTAS bahkan kebijakan pihak kampus bagi mahasiswa yang tidak ikut ibadah dimaksud diabsen untuk menerima ganjaran.
  2. Upaya tindak lanjut bagi para mahasiswa yang telah merespon panggilan Tuhan dalam ibadah tersebut oleh Bang Gerson.
  3. Bang Gerson cukup hati-hati untuk memulai memuridkan para mahasiswa oleh karena berpikir para mahasiswa telah terlibat di PERKANTAS
  4. Bang Gerson ragu-ragu untuk mengambil langkah iman untuk mendoakan mahasiswa dari kampus lain, karena berpikir waktunya tidak ada untuk melayani.

Keesokan harinya kami kembali ke Jayapura, untuk mempersiapkan diri melanjutkan perjalanan kunjungan ke Sarmi. (#part 2)

Gambar 12. Kami siap kembali ke Jayapura untuk perjalanan lanjutan ( #part 2)

HELLO CIKARANG

Tanggal 3 April 2022, merupakan hari bahagia bagi Subreg 1.4. Hari Minggu, jalanan cukup lengang, dan berkunjunglah kita ke kota Cikarang. Ide dari Pimsubreg 1.4 yaitu Bapak Robet Simorangkir untuk berangkat ke Cikarang memang sangat tepat, karena rasa rindu begitu menggebu dan sudah tidak terbendung.

Kebahagiaan itu lengkap sudah ketika kawan-kawan di Cikarang menyambut dengan sukacita. Ya, memang sukacita ini tidak bisa digambarkan dengan kata-kata lagi. Karena sudah cukup lama kita tidak bertemu.

Bertempat di kediaman Bapak Didit dan Ibu Henny, kami saling melepas kangen, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada. Update pekerjaan, kehidupan di rumah, sekolah online dan tentunya pertumbuhan rohani kita semua selama masa pandemi menjadi topik pembicaraan yang hangat. Senyum sapa pun selalu hadir dari awal kami bertemu hingga kami berpisah kembali untuk pulang ke rumah masing-masing.

Bersyukur, Tuhan sediakan waktu dan tempat yang cocok untuk kita semua bertemu.

Salam dari Cikarang.

“Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.”

Roma 14:9

Perintisan Kampus Madiun & Kediri

Madiun dan Kediri, 29 Maret – 3 April 2022

Pelayanan merupakan serangkaian sikap dan tindakan sebagai buah dari ungkapan hati yang memuliakan Allah dan mentaati amanat agung Kristus. Kita juga merindukan bahwa pelayanan kita akan menjadi berkat bagi sesama.

Yoh 17:4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan
menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk
melakukannya
.

Perintisan dan pengembangan pelayanan kampus menjadi salah satu perhatian utama dalam misi pelayanan di Sub Regional 4.1 yang secara tertulis sbb: “merintis/mengembangkan komunitas pelayanan kampus-kampus strategis”.
Dalam hal perintisan pelayanan kampus baru, tim Sub Regional 4.1 memprioritaskan pada perintisan pelayanan kampus di 4 kota strategis yaitu: Madiun (Politeknik Negeri Madiun), Kediri (STIKES Baptis), Kupang (Universitas Negeri Nusa Cendana) dan Kefamenanu (Universitas Negeri Timor).

Berikut adalah beberapa catatan penting dari perjalanan (Rovy-Temy) dalam rangka berkoordinasi untuk implementasi perintisan pelayanan kampus di Madiun dan Kediri dari tgl. 29 Maret hingga 3 April 2022 yang lalu.

MADIUN

Kota Madiun sedang berkembang menjadi kota wisata dan pendidikan. Setidaknya ada 10 kampus di Madiun yang diminati mahasiswa berkuliah di Madiun. Dalam perjalanan kami, fokus survey di 2 kampus kota Madiun, yaitu POLITEKNIK Negeri Madiun (Poltek kampus 1 dan kampus 2) dan Universitas PGRI Madiun (Unipma) dan 1 kampus di kab. Madiun yaitu: Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) Kampus Caruban.

Hari pertama tiba, kami orientasi ke sekitar kampus 1 Poltek.

Kampus 1 Politeknik Negeri Madiun
Pak Rovy sharing dengan Elia di dalam kampus-1 Poltek

Hari kedua kunjungan kami ke kampus 1 Poltek ini, kami gunakan untuk diskusi dan sharing dengan sdr. Elia yang bekerja sebagai tenaga kependidikan (tendik/karyawan) di sekretariat pusat kampus 1 Poltek Negeri Madiun. Dalam sharing tersebut kami mendiskusikan bagaimana melayani mahasiswa dengan mendukung aktifitas persekutuan mahasiswa kristen (PMK) hingga memiliki hubungan persahabatan yang tulus menuju kelompok pelayanan pemuridan.

Sdr. Elia adalah salah satu penggerak persekutuan mahasiswa kristen di kampus Poltek ini. Ia dapat mengumpulkan data mahasiswa kristen yang ada di Poltek jika diperlukan untuk acara persekutuan atau membuat kontak baru. Sdr. Elia saat ini sedang menempuh studi S2 di kampus Universitas Widya Mandala (Sby) dengan harapan dapat membuka peluang menjadi dosen di Poltek tsb. Sdr. Elia ini juga salah satu pekerja pelayanan pemuda di Jemaat GK PUA Madiun, dan juga telah mengikuti program Navlead Batch 4 selama 1tahun. Jadi, sdr Elia mempunyai peran strategis dalam perintisan pelayanan kampus Poltek Neg Madiun ini. Ia sedang mendoakan 5 kontak mhs untuk diajak belajar bersama dalam kelompok PA.

Di depan persis kampus-1 Poltek Negeri Madiun ini, terdapat kampus Universitas Merdeka. Kami mendoakan kemungkinan kesempatan yang terbuka melayani mahasiswa di kampus tersebut.

Kampus Universitas Merdeka ( berlokasi di depan Poltek Negeri Madiun)
Kampus-2 Politeknik Negeri Madiun

Kami juga mengunjungi dan mendoakan kampus-2 pengembangan dari kampus-1 Poltek Neg Madiun. Lokasi kampus 2 Politeknik Madiun ini cukup jauh dari kampus-1 nya. Kampus 2 ini berada di jalur ring-road area barat kota Madiun, di sekitar lingkungan kampus masih belum banyak perumahan masyarakat. Kami melihat proyek pembangunan fasilitas laboratorium teknik perkereta-apian yang tentunya akan menjadi salah satu prodi unggulan Politeknik ini.

Di lokasi berbeda, kami juga mendoakan peluang pelayanan kampus di Universitas PGRI Madiun (UnipMa) dan PSDKU Unesa Magetan (yg untuk sementara memakai ruang kuliah di SMK PGRI Maospati). Ada sekitar 1200 mhs yang kuliah di Unipma.

Kampus UNIPMA [kiri] dan PSDKU UNESA MAGETAN [kanan]

Pak Mulyono, PIC pelayanan Madiun, kami biasa memanggilnya mas Mulyono, sedang mengambil S2 di Unipma ini, juga sedang melihat kemungkinan untuk menemukan kesempatan kontak dengan mahasiswa atau peluang sbg dosen.

Sementara untuk PSDKU UNESA di Magetan ini, kami mendoakan peluang pelayanan kampus dan kelanjutan program perkuliahannya oleh karena tampaknya program ini sedang dalam evaluasi oleh kedua pihak: Pemkot Magetan dan UNESA Surabaya.

Hal yang mengejutkan kami, di tgl 31 Maret 2022 ialah saat menemukan dan doa keliling kampus di area kampus Universitas Sebelas Maret Solo di Caruban.

Universitas Sebelas Maret di Caruban

Kunjungan di kampus UNS Caruban membuat kami terkesan, sambil memikirkan apa yang sedang Tuhan kerjakan di kampus ini ya ??… Kampus yang baik dan begitu berharga, tempat dimana orang-orang muda generasi baru berkumpul dan belajar, rasanya tidak banyak orang mendengar kehadiran kampus ini (atau kami saja yang terlambat tahu ??). Masyarakat di sekitar kampus nampak masyarakat yang begitu sederhana, dan mungkin karena masih pandemi, belum banyak terlihat mahasiswa sedang beraktifitas di dalam kampus. Kampusnya bersih, dan berada dikawasan masyarakat sederhana. Konon berdasarkan informasi yang kami dengar dari pedangang di depan kampus, ia menawarkan rumah kontrakan untuk mahasiswa dengan harga 750rb-1 jt/tahunnya yang menurut kami itu harga yang sangat murah. Apakah ada yang tertarik berinvestasi rumah di sekitar kampus ini???

Kunjungan pendampingan perintisan kampus di Madiun ini, kami akhiri dengan mengikuti PA Pekerja Pelayanan Madiun yang diselenggarakan di gedung PUA pada tgl 3 April setelah pembukaan ibadah perdana secara onsite jemaat GK PUA. Setelah selesai PA tersebut, kami berdua menyampaikan hasil survey, diskusi dan masukan pemikiran kami kepada tim Pekerja Pelayanan Madiun. Secara berkala, kami akan berkoordinasi dan meng-update perkembangan perintisan pelayanan kampus ini dengan tim Pekerja di bawah koordinasi Mas Mulyono sebagai koordinator pelayanan Madiun.

Tim Pekerja Madiun – PA dan sharing

Saat kami join di PA Pekerja Madiun (kel Mulyono, kel Edi, kel Sugianto, kel Supriyanto, Sdri. Suswati, sdri Irine (Navlead) dan Elia (Navlead)), mereka sedang belajar bersama dari surat 1Yohanes , sangat menarik diskusi dan berbagi pelajaran hidup dari surat tsb. Yesus Kristus adalah dasar di dalam persekutuan yang saling melayani, di dalam rumah, dan di dalam jemaat.

Selama kami di Madiun, kami menyempatkan mengunjungi 4 keluarga pekerja untuk bersekutu dan silahturahmi, kalau sudah bersekutu, rasanya waktu selalu tidak cukup…. Kami juga mengunjungi rumah mahasiswa kristen Unesa asal Madiun yang sedang ikut proses pemuridan di kampus Unesa Surabaya, berharap kelak bisa berkolaborasi melayani orang-orang muda di Madiun.

KEDIRI

Seperti Madiun, Kediri merupakan ibukota wilayah karesidenan. Kediri dikelilingi beberapa kota disekitarnya seperti Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk, namun juga ada 2 kecamatan yang besar yang mendekati seperti kota yaitu Pare dan Kertosono. Pelayanan Navs di Kediri lebih banyak diikuti rekan-rekan alumni yang bekerja di RS Baptis Kediri. Sebagian lagi adalah para alumni pelayanan kampus kota lain, namun mereka berasal dari Kediri dan sekitarnya.

Kampus STIKES Baptis Kediri

Kesempatan untuk pelayanan kampus di STIKES Baptis ini dimungkinkan karena adanya rekan alumni yang terlibat baik sebagai dosen maupun sebagai pendamping praktek para mahasiswa di RS. Rekan-rekan alumni tsb telah melakukan pendekatan pribadi ke beberapa mahasiswa sambil melihat kehausan mahasiswa tersebut untuk belajar F.Tuhan dan kerinduan dimuridkan .

Bersekutu dan sharing kel Lilik dan kel Joko

Dalam kesempatan bersekutu dengan kel Lilik dan kel Joko, Sabtu 2 April 2022, kami diskusi kemungkinan/peluang untuk menjangkau mahasiswa STIKES Baptis tsb. Bu Sutik (istri P Lilik) adalah dosen STIKES Baptis, Bu Palupi (istri P Joko) adalah pendamping mhs Stikes Baptis yang praktek di RS Baptis, Pak Joko juga sedang membangun kontak pertemanan dengan mhs pria dari STIKES Baptis tsb. Kami belum sepenuhnya membahas langkah-langkah yang lebih praktis, oleh karena beberapa rekan belum bisa bersama-sama bertemu, seperti kel Wahyu, kel Aris dan kel Rudi dsb. Kunjungan ke Kediri masih perlu dilakukan kembali untuk koordinasi yang lebih lengkap.

Selama di Kediri, kami mengunjungi 1 kel alumni yang sedang sakit dan 1 mahasiswi Unesa yg sedang ikut proses pembinaan iman secara daring di kampus Unesa Surabaya, berharap dapat membangun hati untuk orang-orang muda di kediri.

Dari perjalanan kali ini, beberapa catatan penerapan yang perlu dilakukan adalah:

✓ Fokus rintisan pelayanan kampus di Madiun adalah: Poltek Neg Madiun, Unipma
dan UNS Caruban, yang di Kediri: Stikes Baptis. Perlu tim kecil sebagai
penggerak/pelaksana perintisan dan menentukan pic lokal.
✓ Inventaris jaringan kontak mhs dan dosen di Madiun dan Kediri.
✓ Mendukung progres adanya persekutuan mhsw di bawah PMK Poltek Madiun.
✓ Menentukan hari tertentu untuk berdoa bersama dan updating secara teratur (daring) dan sesekali bersama-sama “walking prayer” .
✓ Menyiapkan langkah acara penjangkauan dan penginjilan (persekutuan bersama
dalam even tertentu).
✓ Merekrut relawan atau prog Navlead untuk fokus melayani mhsw di kampus yg
dirintis setidaknya 1 tahun atau 2 tahun.
✓ Mendoakan adanya rumah pelayanan yg dekat kampus (1 di dekat Poltek , dan 1 di dekat UNS Caruban).
✓ Pertemuan updating dengan tim Madiun dan tim Kediri (1-2 bln sekali).

Terimakasih untuk kesempatan dalam perjalanan ini. Tuhan memberkati.

PIC Perintisan Kampus
Sub Regional 4.1

Bangkitlah dan Jadilah Terang!

Bangkitlah, Menjadi Teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu.

Yesaya 60:1

Demikian bunyi tema Natal Regional 2 Navina tahun 2021 yang dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2021. Natal menjadi momentum yang baik dan tepat untuk menyelesaikan tahun berjalan dan menyambut tahun yang baru. Dalam konteks Navina, tahun 2021 adalah tahun transisi dari periode lama ke periode baru dalam struktur dan perencanaan pelayanan yang akan dicapai. Tema ini terasa menyegarkan, menantang dan memberi energi baru untuk memulai periode baru dalam perjalanan Visi Navina 2026. Itulah latar belakang bagaimana thema Natal Regional 2 ini ditetapkan.

The right man on the right place begitulah kesan tentang persiapan Natal yang dilakukan oleh panitia kecil yang terdiri dari teman-teman pelayanan kampus Regional 2. Walaupun terasa sempit karena hanya praktis diberi waktu 2 minggu untuk mempersiapkan tetapi dengan anugerah Tuhan dan kerjasama panitia, terlihat bahwa tantangan besar berupa gawean Natal ini bisa dihadapi dan dilalui dengan baik.

Perayaan Natal Regional 2 Navina kali ini benar-benar terasa lengkap dengan keikutsertaan seluruh entitas, simpatisan, keluarga dan kontak-kontak, baik yang berdomisili di daerah Jawa Barat dan sekitarnya maupun di Kalimantan. Puji Tuhan untuk teknologi yang memungkin kami semua hadir secara virtual dari tempat masing-masing yang secara geografi sesungguhnya mencakup juga daerah-daerah susah sinyal semisal di pedalaman Kalimantan.

Kesaksian pujian dari teman-teman Kalimantan, siswa/i SMA 3 Bandung, paduan suara pelayanan anak-anak regional 2, kesaksian Pak Iwan Laban serta kesan dan pesan para sesepuh Navina di Regional 2 memberi warna tersendiri dalam perayaan Natal kali ini. Ide-ide luar biasa tentang bentuk dan detail acara bisa dipadukan dengan baik termasuk ice breaker yang dikemas dalam bentuk kuis dengan pertanyaan-pertanyaan yang gokil parah. Kesyahduan perayaan ini bertambah dengan candle light service yang diiringi oleh lagu Silent Night….

Perayaan Natal tahun ini bisa mengobati kerinduan akan suasana Natal yang sudah lama tidak dirasakan akibat pandemi” demikian salah satu kesan dari peserta. Begitu juga kesan salah satu anggta Panitia  “adalah sukacita tersendiri melihat para peserta yang terdiri dari semua kategori umur dan entitas

Bagaimana respon kita terhadap situasi di sekitar kita saat ini? “Angkatlah mukamu, lihatlah di sekelilingmu, mereka sedang datang kepadamu,…get up, bangkit, aware….. terang Tuhan sudah ada atas kita, kemuliaan Tuhan sudah ada di atas kita…apakah kita dan anak2 kita sudah ikut bersinar membuat orang lain yang sedang mencari Tuhan melihat terang itu ada pada kita? Apakah kita sudah menjadi saluran berkat kepada orang lain di sekitar kita dalam memenuhi kebutuhan mereka khususnya karena dampak dari pandemi ini? Apakah kita masih bersemangat dalam pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini? Apakah kita tetap semakin terlihat terangnya bagi orang2 di dalam pekerjaan kita?” demikian pertanyaan2 renungan untuk penerapan pribadi yang diajukan oleh Bang Elisati Hulu mengakhiri khotbah Natal malam itu.

Kesaksian Pak Iwan Laban yang tetap bersemangat melayani di daerah pedalaman  Kalimantan dengan terus berfokus kepada penginjilan, pemuridan, pelipatgandaan pekerja di tempatnya melalui pekerjaan dan kegiatan eskul yang dirintisnya sungguh sangat membesarkan hati dan menyemangati kami semua.

Begitu juga pesan dan kesan dari para sesepuh Navina di Regional 2 tentang Natal “Ini adalah bagian berkat karena Kristus hadir di dunia ini… marilah kita meresap makna kelahiran Kristus dan kedatangan kembali untuk kedua kali supaya kita tidak menjadi malu ketika dia datang kembali..” …. demikian juga pesan yang lain “Yohanes 3:16 bahwa Natal adalah Kasih Allah kepada manusia… jadi mari syukuri bahwa kita masih dikaruniai nafas kehidupan, kesehatan, mari bergandengan tangan menyatakan kasihNya dengan tindakan,  tidak egois, tidak statis, rela berkorban untuk menerima dan menjangkau sesama kita yang masih terhilang

Tak lupa pesan khusus generasi penerus kita “Natal itu identik dengan liburan, refreshing, berkumpul dengan teman, minta uang dari ortu, dsb… ga juga..Natal adalah berbagi..Natal adalah menjadi berkat, bukan menuntut untuk diri sendiri

Masa sulit selama 2 tahun belakangan ini membuat sebagain kita bertanya dimana Allah, sebagian mengalami kehilangan pekerjaan, kita ditinggalkan orang-orang terkasih. Pertanyaannya adalah kapan masalah ini akan selesai? Apakah mungkin TUHAN tidak menjawab? atau akankah situasi ini berakhir?

TERANG itu sudah datang…BANGKIT-lah…MENJADI TERANG-lah…terang itu untuk seluruh bangsa..

Feliz Navidad!!!, we wish you a wonderful and blessed Christmas 2021……